Welcome to MargarethaDian's blog.. :) enjoy ur reading guys.. ;)
Powered By Blogger

Selasa, 25 Mei 2010

All About Rama Andhika Widi part III

Hei,
it's me again, Margaretha Dian
wanna post again about my beloved brother, Rama Andhika Widi...
U can see it :)
Check it out :)


Rama Widi Sang Harpaist Pria Pertama Indonesia



Pemain harpa profesional pria di Indonesia memang terhitung masih sangat sedikit sekali, tak ada yang menyangka kini Indonesia memiliki harpaist pria pertama di tanah air. Dia adalah Rama Andikha Widi. Mendengar nama pria yang baru mengenal alat instrument musik klasik harpa sejak tahun 4 tahun lalu ini memang kurang akrab ditelinga yang baru mendengarnya.
Sepak terjangnya di dunia musik klasik tanah air memang belum secermelang seniornya, seperti Uzi Pieters, Heydi Awuy atau Maya Hasan. Namun di luar negeri, Rama memiliki prestasi yang membanggakan khususnya di bidang instrument harpa. Lelaki yang meniti ilmu di Vienna Konservatorium, Austria, dibawah bimbingan Juli Reth dan Robert Fontane, ini merupakan musisi pertama Indonesia yang bermain di Stattsoper Vienna dan kemudian di Arkadenhof Rathaus Vienna dalam konser yang bertajuk “ Vienna Jass Festifal 2007”.
Pria yang ingin mengakrabkan musik klasik harpa bagi masyarakat Indonesia ini bercita-cita agar masyarakat tanah air bisa lebih mengenal musik klasik lebih dekat khususnya dengan instrument harpa.
“Harapan saya adalah untuk memperkenalkan musik klasik kepada masyarakat di Indonesia, namun memang agak sulit dan butuh waktu untuk mensosialisasikan musik klasik bagi masyarakat Indonesia khusunya dengan instrument harpa,”harapnya.



Selain bermain solo Rama telah bermain hampir dengan semua orchestra di Indonesia, dan beberapa orchestra di Eropa seperti Joseph Hayden Konzertverein, Camerita Musica Vienna, Konzert des Musikvereins 1872 St. Polten, Chor und Orchester der Universitassangershaft Waltharia dan pada summer 2007, Rama juga telah melakukan tour keliling Eropa bersama Zoltan Kodaly World Yourt Orchestra.
Ketika ditanya mengenai tingkat kesulitan dalam bermain harpa, pria berkacamata ini mengungkapkan kalu bermain harpa memiliki tingkat kesulitan yang lebih besar. “Perbedaan harpa dengan instrument musik lainnya seperti biola, piano memang sangat rumit,” tandasnya.
Melalui dentingan merdu dawai harpa, Rama mengajak masyarakat Indonesia untuk memahami warna musik harpa secara lebih dekat lagi. Tekad dan komitmennya untuk memasyarakatkan harpa di Indonesia ini akan ia realisasikan dengan menggelar konser yang bertajuk “Hapra Show Pieces” bertempat di gedung Usman Ismail Jakarta pada tanggal 16 Agustus 2008 dan dijadwalkan konser ini akan dilaksanakan pada pukul 18.30 Wib.
Dalam konser tersebut Rama akan menampilkan beraneka ragam lagu diantaranya 4 lagu klasik, 1 lagu jazz. Selain itu Rama juga akan membawakan lagu tradisional Indonesia, Pop, Modern, tango hingga dangdut. Konser solo yang pertama kali ia lakukan di Indonesia ini, Rama akan diiringi oleh Jakarta Chamber Orchestra dengan konduktor Avip Priatna.



yes...
It's done...
but not everything I wrote above
 much more about Rama Andhika Widi..
next time I post again :)


see u :)
Thank you :)






God Bless Us

 

☺☻ ♥  Margaretha ♥ ☻ ☺

Tidak ada komentar:

Posting Komentar